Monday, January 17, 2011

Kisah seorang budak Si pembuat batu bata

cerita ini tikar buruk dapat dari kenalan, pastu diterjemahkan kepada bahasa yang lebih mudah difahami..:)


"Jono mengangkat batu yg hampir separuh berat bdnnya"

Cerita ini mengisahkan seorang budak yang masih kecil yang bernama Jono. Dia hidup di kawasan pinggiran kota bersama orang tuanya. Setiaphari jono membantu ayahnya mengagkat, dan menjemur batu bata. Jono melakukan kerja orang dewasa ini bukan atas dasar paksaan, tetapi atas dasar kesihan melihat orang tuanya bekerja sendirian. Jono sering terlihat riang ketika membantu ayahnya. Siapa tahu dalam keriangan yang ditunjukannya terselit rasa ingin bergembira seperti rakan2 yg seusia dgnnya. siapa tahu..


"membantu ayahnya menyyusun bata"


"terpampang rasa betapa susahnya pekerjaannya"

Jono si kecil yang tidak sanggup melihat ayahnya bekerja sendirian turut ikut membantu menyusun dan memindahkan bata. Sememangnya perkerjaan ini tidak dilakukan pada hari cuti, Jono sememangnya tidak bersekolah. Orang tua Jono tidak sanggup menyara Jono untuk melanjutkan pelajaran di bangku sekolah.
Jono terpaksa menggunakan masanya membantu orang tuanya disaat teman2 sebanya dengannya sedang menikmati zaman persekolahan. Ketika teman sebayanya bercanda senang-lenang menikmati masa kanak2 namun, keadaanya pula jauh berbeza kerana terpaksa melalui zaman kecilnya dengan kesempitan hidup yang sering menguji.


"betapa budak sekecilnya melakukan kerja org dewasa"


"sanggup bersusah payah semata2 untuk membantu orang tuanya"


"berehat melepaskan lelah sambil main tali. klu kita main apa? Fifa? dota? syukurlah selagi sempat bersyukur"

masih tidak bersyukurkah kita dengan kehidupan hari ini?

Spread out Your Opinions

No comments:

Post a Comment

friends